Powered by Blogger.

scorpio boy's

scorpio boy's
Widget edited by super-bee

About

Link list 3

Link list 2

Link list 1

 

Wednesday, July 4, 2012

Kiat Menangkal Godaan Syetan

0 comments
 Imam Al-Ghazali mengatakan, mengetahui tipu muslihat
 syetan hukumnya fardhu 'ain bagi setiap muslim.
 Tapi, kebanyakan manusia lebih tertarik dengan pengetahuan yang justru
 mempermudah jalan masuk syetan mempengaruhi hati dan pikiran. Misalnya,
 membaca cerita-cerita porno, melihat situs-situs dan gambar-gambar
 porno, dan menonton film-film porno. Na'uzhubillahi min dzalik.

 Apalagi di zaman sekarang, dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi
 kita dihadapkan oleh berbagai godaan yang dapat menurunkan iman. Setiap
 kali berjalan, di hadapan kita terpampang baliho-baliho iklan yang
 menampilkan gambar-gambar seronok. Atau majalah-majalah porno yang digelar
 di pinggir-pinggir jalan. Ini perangkap syetan.
 Seringkali hawa nafsu mendorong kita untuk melihatnya lebih detil.

 Tapi, kita jarang mau mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan
 godaan syetan dan tipu dayanya. Padahal, syetan menggoda manusia 24 jam
 penuh. Maka, tak mungkin orang bisa selamat dari
 godaan syetan, kecuali ia mengetahui ilmunya.

 Al-Hasan pernah ditanya, "Apakah syetan itu tidur?" Sambil tersenyum,
 ia menjawab, "Jika syetan tidur, kita bisa istirahat."

 Menurut Imam Al-Ghazali, sedikitnya ada enam cara yang dapat
 digunakan untuk mematahkan tipu daya syetan.
 Pertama, membuat syetan menjadi kurus dengan memperbanyak dzikir.
 Rasulullah Saw. bersabda:
 "Sesungguhnya orang mukmin itu dapat membuat syetan menjadi kurus,
 sebagaimana seseorang membuat kurus untanya dalam perjalanan." Ruang gerak
 syetan akan makin sempit dan tak ada kesempatan untuk menggoda manusia,
 bila ia selalu berdzikir, mengingat Allah, baik dalam keadaan
 berdiri, duduk, atau berbaring.

 Kedua, Tidak mendekati tempat maksiat dan tidak berteman dengan
 orang-orang yang banyak berbuat dosa. Rasulullah Saw. bersabda: "Siapa yang
 berputar-putar di sekeliling yang dilarang, besar kemungkinan ia akan jatuh
 ke dalamnya." Dalam hadits lain dikatakan:
 "Seseorang itu mengikuti agama temannya, maka perhatikanlah dengan siapa
 seseorang itu berteman."

 Ketiga, selalu mengingat bahwa syetan senantiasa menjerumuskan dan
 menyesatkan manusia. Allah Swt. berfirman:
 "Bujukan orang-orang munafik itu
 seperti bujukan syetan, ketika ia berkata kepada
 manusia, 'kafirlah kamu'.
 Ketika manusia itu telah kafir, ia berkata:
 'Sesungguhnya aku berlepas diri
 dari kamu karena sesunggunya aku takut kepada Allah.
 Tuhan Semesta Alam" (QS Al-Hasyr: 16).

 Keempat, selalu waspada bahwa syetan senantiasa mencari teman untuk
 menjadi penduduk neraka Sa'ir. Allah Swt. berfirman:
 "Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia
 musuhmu, karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongannya
 supaya mereka menjadi penghuni
 neraka yang menyala-nyala (sa'ir)" (QS Fathir: 6).

 Kelima, mengosongkan perut (berpuasa).
 Rasullah Saw. bersabda:
 "Sesungguhnya syetan itu berjalan pada manusia di tempat jalannya darah.
 Maka, persempitlah jalannya itu dengan mengosongkan perut (puasa)."

 Keenam, beriman dan bertawakkal kepada Allah.
 Allah Swt.:
 "Sesungguhnya syetan itu tidak mampu menguasai
 orang-orang yang beriman dan
 bertawakkal kepada Tuhannya" (QS An-Nahl: 99).

0 comments:

Post a Comment